Hari ini symposium berlangsung dengan baik, walau ada beberapa kekurangan disana sini tapi pada dasarnya semua berjalan dengan baik. Terimakasih Tuhan, sungguh Engkau luarbiasa.

Apa yang kemudian akan terjadi berikutnya? melanjutkan hidup! Ya benar, perjalanan hidup harus dilanjutkan, menjalani hari2 yang baru setiap hari dengan berkat2 yg baru setiap hari dan merasakan kebaikan Tuhan setiap hari
Aku terkejut sekaligus bangga pada seorang supervisor-ku yang smart, dari 3 orang supervisor yang mendampingi & membimbingku selama masa thesis di Inggris ini. Wanita muda, skitar 31tahun umurnya, enerjik, post-doctoral, sopan dan ramah..
Aku duduk di pojok ruangan karena merasa kelelahan, betis kakiku rasanya pegal sekali ditambah semangatku yang menurun karena rasa gelisah dengan result yg akan kudapatkan.
Dr. Edyta Frankowicz, itu namanya, aku sering memanggilnya Dyta bukan Edyta. Kami berbicara di pojok ruangan, aku duduk di kursi sementara dia tetap berdiri didekatku dan segelas wine bening ada ditangannya. Aku tidak ingin berdiri karena rasa pegal yang bergumul dengan rasa gundah di hatiku.
Dyta bertanya tentang apa rencanaku selanjutnya setelah gelar master diperoleh. Aku tersenyum, aku akan kembali ke company tempatku bekerja, kataku padanya. Dia tersenyum, mgkn teringat akan percakapan kami beberapa waktu yg lalu sewaktu dia menawarkan lowongan di salah satu perusahaan minyak terbesar didunia, yang juga saingan perusahaan tempat dimana aku bekerja. Aku balik tanyakan apa rencana dia selanjutnya..?
Dia ternyata akan segera meninggalkan dunia akademis dan bergabung dengan perusahaan yang ditawarkan. Bagaimana mungkin? pikirku, Dyta sangat rajin, menghabiskan banyak waktu dengan riset2, dekat dengan professor kesayanganku. Bahkan, tadinya aku berpikir kalau dia adalah calon penerus professor kesayanganku dan dia sedang dipersiapkan untuk itu.
Melanjutkan hidup! kira2 demikianlah yang dikatakan Dyta pdku, yah..melanjutkan hidup sesuai dengan apa yg kita minati, kebutuhan hidup dan tuntutan jaman. Aku yakin dia akan menjadi pegawai kesayangan di tempat dimana dia akan bekerja! Dyta mendukungku utk mengembangkan karir dan melanjutkan perkuliahan ke jenjang S3. Aku senang mendengarnya, Dyta membuatku lebih bersemangat. Thanks Dyta, you’re an angel. I’m gonna do something important in my life, I really enjoyed my time of thesis with you. What I’m doing now? life must go on, continue on! Thanks God, I find my golden road in You, bless people who contribute every single part in my life, Blessed be Your name, amen.
Thanks to all people who support me along this course : Prof. Ken McClay, Dr. Edyta Frankowicz, Dr. Chris Elders, Dr. Robert Humphreys, Dhar Samsu, M. Soeryowibowo, Doug Hill, Leonardus Tjahjadi, Candra Suria, colleagues in AsPac Exploration team of BP Indonesia, Tim Bevan, BP Indonesia, BP Sunbury, ITB, MSc students of Petroleum Geoscience of RHUL 2009, Indonesian (Farid), Nisa, Libyans (special to Omar and Hussein), African team (Emmanuel & Emmanuel, Mohammed, Raymond Komori and Ojatabu Cj), Nicola (STAR), Ben Clements (STAR), Frank Lehane, Diego, Johanna, Jhon Johannes Wood, Mangiring Limbong, Jhonny Xu, Siliwangi sisters, Jumat’ers of GKI Pondok Indah, who else..? a lot… I’ll say your name later!
Special thanks to my family: Mom T. Simanjuntak, Kak ganda, Bang Heri, Bang Tatar, Kak Santy dan semua keluarga di Indonesia.
..and to my beloved father (passed away last year). I have done what I promised daddy, I hope you get a big smile in heaven.