Posted by: dumexpasaribu | December 20, 2008

Christmas

Natal di balik pegunungan berkabut…

Aku merindukannya, malam natal yang sederhana, saat hujan deras, saat derum mobil papa tiba, saat lonceng berdentang, dibalik pegunungan berkabut..di kota kecil kelahiranku. Kami menghiasi pohon natal yang sudah tua dengan miniatur kado2, lonceng gereja, sinterklas yang tersenyum lebar, kapas2 putih seolah2 salju, karena kami tahu kami tidak punya salju kecuali hujan deras di setiap penghujung tahun. Aku tidak perduli seberapa kantuknya aku karena menunggunya pulang, karena kami tidak akan memotong kue Natal tanpa dia, dia yang akan memimpin ibadah natal keluarga, maka kami semua akan menunggunya, memulai penyalaan lilin dan menyanyikan Sonang Ni Borngin Nai ..(Silent Night dalam versi Batak)…dan setelah doa penutup, kami akan bersalaman, berpelukan dan mengucapkan, Selamat Natal dan Tuhan memberkati…Thanks God, for the best memories of him.

Merry Christmas and Best Wishes, My Lord Jesus Christ be with you always.

To : my beloved family…Mama, Kak Ganda, Bang Heri, Bang Tatar, Kak Santy, Eda Muti dan si kecil Syalom. Buat Pak Chandra & family, Pak Soeryo & family, Pak Dhar Samsu & family, Pak Budiman Parhusip & family, Robert Humphreys & Family, Pak Leo & family, BP Indonesia, BP Sunbury, Exploration & Renewal, Petroleum Geoscience 2008 of Royal Holloway Univ.of London, Perki Inggris Raya (London), Team Doa Pagi 6.30, Efataers, Jhon Johanes Wood & family, Farid Ferdian, Lim, UKSU ITB, GEA ITB, teman2 di facebook, Bang Busmin Silaen, teman2 di Siliwangi Dalem 3, to all without exception..

 christmas_bells

— Silent Night—

Silent night, holy night
All is calm, all is bright
Round yon Virgin Mother and Child
Holy Infant so tender and mild
Sleep in heavenly peace
Sleep in heavenly peace

Silent night, holy night!
Shepherds quake at the sight
Glories stream from heaven afar
Heavenly hosts sing Alleluia!
Christ, the Saviour is born
Christ, the Saviour is born

Silent night, holy night
Son of God, love’s pure light
Radiant beams from Thy holy face
With the dawn of redeeming grace
Jesus, Lord, at Thy birth
Jesus, Lord, at Thy birth “


Responses

  1. Hai Dumex boru Pasaribu na uli, selamat natal juga ya ( saya tau udah telat tapi..better than not say anything kan?). Hmm, beberapa waktu ini rasanya tertinggal baca isi blogmu karena pulang kampung taon baruan di huta, dan awal januari harus adaptasi kantor baru.

    Tahun baru dan harus dengan semangat baru ya. Cheers up Dumex, tahun masa b’duka ditinggalkan namun kenangan baiknya (papa) harus tetap di ingat untuk semangat hidup yang lebih besar. Tetaplah jadi berkat. Gbu

  2. Hai bang..lama tidak komunikasi, yah selamat Natal juga, kiranya Natal tahun lalu masih tetap menguatkan kita utk selalu datang pada Terang Sorgawi. Bagaimana kbr dr bona pasogit? tentunya banyak cerita dan pengalaman menarik.

    Makasih bang, kenangan dgn papa tetap tinggal dalam hatiku dan semangat yang ditinggalkan papa tetap menyala :)

    Selamat bekerja ya bang, tetap semangat.
    Tuhan Yesus memberkati. amen.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.