Salju di musim dingin
Aku menginginkan salju putih yang lembut turun tanpa aku harus tersiksa kedinginan seperti saat ini…aku menginginkan pelajaran-pelajaran mudah dimengerti tanpa harus membaca buku-buku tebal yang kupinjam dari perpustakaan minggu lalu…aku menginginkan visa Spain tanpa harus mengikuti aturan-aturan permohonan pembuatan visa…aku ingin gigiku segera sembuh tanpa harus mengunjungi dokter gigi…
Musim dingin tanpa makanan terasa sangat menyakitkan. Aku semakin menyadari kebaikan Tuhan untuk Indonesia, dimana nasi dan lauk tidak terlalu susah ditemukan dan lagi dengan harga yang murah. Ada banyak warung di belakang kantor Arkadia yang menyediakan makanan dan minuman, jadi tidak akan kesulitan mendapatkan makanan sepulang kerja. Disini..di Inggris, ada banyak makanan namun keuangan yang harus tertekan..hmm..setidaknya 5 pondsterling utk sepiring makanan standar yg tersedia di kantin kampus.
Aku merasa lelah mengerjakan tugas-tugas perkuliahan atau membaca slide-slide kuliah yang banyak dan melewati masa ujian akhir semester yang terasa berat. Aku masih mudah menangis merindukan papa. Aku telah melewati masa-masa sulit yang sering membuatku ketakutan, gelisah dan mengambil keputusan yang tidak tepat. Hanya satu yang masih membuatku kuat, ”..sepanjang Tuhan tidak meninggalkan aku, maka aku tidak akan menyerah…” Aku mengulangi frasa2 itu berkali-kali setiap aku mulai kelelahan dan kuatir menjalani hidup.
Aku bersyukur pada Tuhan Yesus yang masih sabar melatih dan melatihku disini. Aku terkadang mengeluh, menangis, marah, sedih dengan situasi. Sering aku membuat komitmen pada-Nya, tapi kemudian kulanggar.. aku mengetuk rumah-Nya, minta ampun lagi..dan Dia memelukku dan aku katakan kalau aku tidak mau mengulangi kesalahan yang sama..My Lord from my deepest heart yang kuinginkan hanya satu, membuat-Mu tersenyum dan tersenyum..with all I am.
Bagaimana mungkin salju putih turun pada suhu 250 celsius? Salju terbentuk pada suhu dingin. Bagaimana mengerti pelajaran kuliah kalau tidak belajar dan membaca buku? Bagaimana bisa mendapatkan visa Spain kalau bukan mendatangi kantor Konsulat Spain dan mengikuti semua proses yang ditetapkan?..so on.., kemudian saya katakan pada diri saya : ”Dumex, bagaimana bisa lulus pelajaran hidup kalau bukan menjalani apa yang Tuhan berikan dalam hidup ini?..dan bagaimana bisa menjalani hidup ini dgn hati damai jika tidak berdamai dengan Tuhan?”
Seperti yang dikutip oleh Rick Warren dalam bukunya The Purpose Driven Life dari lirik lagu Matt Redman:
I’m coming back to the heart of worship. And it’s all about You. All about You, Jesus. I’m sorry Lord for the thing I’ve made it. When it’s all about You. It’s all about You Jesus…
My Lord..I’m coming back to You, to the heart of worship, to see You will be smiling to me, amen.

Dumex, sepertinya saat ini beban pikiranmu sedang penat. Yakinilah bahwa keputusanmu sudah tepat & jalanilah itu dengan tetap menjadikan Tuhan sebagai pandumu. ” Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu.”
Tuhan Kiranya tersenyum kepadamu ito Dumex na uli….(Bilangan: 6:24-26). Happy Valentine.
By: Busmin Silaen on February 14, 2009
at 5:43 pm
Hai bang..makasih ya bang..iya Tuhan baik sekali, siang dan malam. Aku baru pulang dari Gurun Sinai (fieldtrip) dan aku semakin menyadari kalo Tuhan Yesus memang luar biasa dalam memelihara perjalanan hidup.
Makasih sekali lagi bang, GBU
happy valentine juga.
By: Dumex Pasaribu on February 26, 2009
at 6:32 pm